Akuntansi Untuk Mempermudah Perhitungan Pajak

Akuntansi Untuk Mempermudah Perhitungan Pajak

Akuntansi merupakan sebuah proses pencatatan keuangan dalam sebuah bidang usaha dalam waktu tertentu. Akuntansi memiliki peranan yang begitu penting dalam sebuah badan usaha yang berhubungan dengan keuangan. Transaksi keuangan dalam akuntansi memiliki persetujuan antara kedua belah pihak di mana salah satu pihak menjadi penjual barang ataupun jasa dan untuk pihak yang lain berperan sebagai pembeli barang jasa tersebut. dalam sebuah catatan akuntnasi, transaksi yang di lakkan harus di kelompokkan berdasarkan golongan tertentu.

Komponen Penting Dalam Akuntansi

Berdasarkan kategori pencatatan ada 5 komponen utama di dalam akuntansi yakni: harta yang memiliki nilai serta menjadi kepemilikan dalam suatu perusahaan, kewajiban untuk membayar sejumlah uang kepada pihak tertentu,pendapatan yang merupakan uang yang di peroleh oleh perusahaan, biaya pengeluaran yakni uang yang di keluarkan oleh sebuah perusahaan yang di gunakan untuk membiayai semua biaya operasional, ekuitas yakni sebuah kewajiban terhadap pemilik modal yang telah menanamkan modalnya untuk perusahaan tersebut.

Akuntansi Untuk Mempermudah Perhitungan Pajak
Akuntansi Untuk Mempermudah Perhitungan Pajak

Untuk bisa mempermudah dalam penghitungan akuntansi, biasanya perusahaan menggunakan beberapa aplikasi akuntansi yang dapat mempermudah dalam proses penghitungan keuangan. dengan menggunakan aplikasi akuntansi selain praktis dan lebih akurat bila di bandingkan dengan penghitungan manual. Selain aplikasi tersebut ada pula aplikasi keuangan yang dapat membantu dalam penghitungan keuangan sebuah perusahaan. Setiap perusahaan juga memiliki sebuah kewajiban untuk membayar pajak, adapun pajak yang harus di bayarkan berupa pajak penghasilan badan usaha

Penghitungan pajak di lakukan dengan menggunakan aplikasi pajak yang dapat di install dengan mudah. di dalam akuntansi terdapat beberapa aplikasi yang di gunakan dalam penghitungan pajak. Masing-masing aplikasi memiliki fungsi yang berbeda-beda seperti membuka dokumen formulir elektronik SPT, mengajukan permohonan surat keterangan tidak di pungut dan RKIP. Tak hanya perusahaan besar saja yang mempergunakan akuntansi dalam penghitungan jumlah laba rugi, akan tetapi para pelaku usaha kecil juga menerapkan akuntansi ukm dalam laporan pembukuan keuangan. Badan usaha kecil dan menengah juga memiliki kewajiban untuk membayar pajak, pajak umkm tentunya berbeda dengan pajak perusahaan besar. Adapun besarnya pajak yang harus di bayarkan adalah sekitar 0,25%. Apabila sebelumnya pajak final umkm yang di bebankan sekitar 1% kini pemerintah telah memangkas menjadi 0,25%. Dalam umkm terdapat beberapa jenis pajak yang harus di bayarkan seperti pph pasal 4 ayat 2 , pajak pasal 21 dan pajak pasal 23.

Dalam penghitungan pajak umkm semua transaksi yang di lakukan harus di jumlahkan keseluruhannya untuk kemudian di kali 0,25%. Dalam pembukuan sebuah perusahaan baik besar maupun kecil dapat menggunakan software pembukuan yang lebih akurat dan cepat. Dengan menggunakan software seperti Sleekr Accounting, anda dapat melakukan analisa keuangan yang dapat di gunakan secara otomatis.