Tiga Bangunan Rumah di Kediri Ludes Dilahap Si Jago Merah

Tiga Bangunan Rumah di Kediri Ludes Dilahap Si Jago Merah. Selama beberapa pekan terakhir, tercatat tiga bangunan rumah ludes dilahap si jago merah. Penyebabnya adalah konsleting listrik. Kali ini korbannya Madiyem (45) warga RT 23 RW 07 dusun Karangasem desa Bungur kecamatan Sukomoro. Seperti halnya peristiwa Berita Kediri kebakaran lainnya, bangunan rumah Madiyem ludes terbakar akibat korsleting listrik, Senin (3/8) sore sekitar pukul 15.15.WIB. Kebakaran yang melanda rumah berpenghuni tiga orang itu kali pertama diketahui oleh Madiyem. Awalnya, Sulikah (25) menantu korban sedang menyalakan kompor gas untuk merebus air yang digunakan membuatkan kopi suaminya, Marjoko (36) yang tak lain anak korban, sekitar pukul 14.00.WIB.

Bersamaan dengan menyalakan kompor, dia juga menanak nasi dengan magicom. Usai membuatkan kopi untuk suaminya, Sulikah Berita Kediri berangkat ke rumah tetangga untuk bekerja memisahkan bawang merah. Sedangkan suaminya pergi ke sawah untuk bekerja. Rupanya, Sulikah lupa jika stop kontak magicom masih menancap. Sekitar 15 menit kemudian, korban melihat asap mengepul dari atap ruang tengah. Spontanitas dia menjerit dan berlari hendak masuk rumahnya yang sudah dibuntal api. Beruntung aksi nekat itu berhasil dicegah warga.

Mendengar jeritan korban dan milihat asap membumbung tinggi di atas rumah korban, lalu warga sekitar secara gotong royong untuk berusaha memadamkan api. Warga Berita Kediri lainnya menghubungi aparat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Sukomoro. Mendapat laporan, polisi langsung mendatangkan 2 unit mobil pemadam kebakaran. Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran ini. “Dugaan sementara, titik api berasal dari konsleting listrik pada stop kontak magicom, kerugian material ditaksir mencapai Rp 150 juta,” terangnya.

Polisi yang datang di tempat kejadian bersama mobil PMK, langsung membantu memadamkan api. Tak lama berselang, api Berita Kediri sudah berhasil dikuasai petugas. Setelah api padam, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasilnya, diduga kebakaran dipicu oleh konsleting listrik. Pada babak penyisishan Ryan harus mengakui keunggulan lawannya asal Blitar. Langkah Ryan untuk maju babak selanjutnya akhirnya terhenti. Meskipun gagal membawa pulang Berita Kediri piala kemenangan Ryan telah menunjukkan kemampuan terbaiknya disetiap pertandingan. “Saya sudah berusaha Berita Kediri menunjukkan kemampuan terbaik saya pada setiap pertandingan,” ungkapnya. Saat ini Ryan terus mengasah kem Berita Kediri ampuannya bermain bulu tangkisnya di Club Bebas Singonegaran. Pada bulan Oktober mendatang Ryan ingin membuktikan kemampuannya pada Pekan Olah Raga Sekolah Dasar (POR SD). Kejuaraan tersebut rencananya akan dilangsungkan di Kabupaten Tulungagung.